PERKEMBANGAN MASA REMAJA (Usia 11/12 – 18 tahun) Definisi Perkembangan manusia merupakan suatu proses sepanjang kehidupan dari pertumbuhan dan perubahan fisik, perilaku, kognitif, dan emosional. Sepanjang proses ini, tiap individu mengembangkan sikap dan nilai yang mengarahkan pilihan, hubungan, dan pengertian (understanding). (Huberman, 2002) Salah satu periode dalam perkembangan adalah masa remaja. Kata remaja (adolescence) berasal dari kata adolescere (Latin) yang berarti tumbuh ke arah kematangan (Muss, 1968 dalam Sarwono, 2011: h.11). Istilah kematangan di sini meliputi kematangan fisik maupun sosial-psikologis. Pada tahun 1974, WHO memberikan definisi konseptual tentang remaja, yang meliputi kriteria biologis, psikologis, dan sosial ekonomi. Menurut WHO (Sarwono, 2011), remaja adalah suatu masa di mana: 1. Individu berkembang dari saat pertama kali ia menunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya sampai sa...
Postingan populer dari blog ini
Intensitas Cahaya
Mengukur Intensitas Cahaya Pada Ruang Belajar Sumber : Goggle terlihat pada tabel bahwa pada ruang kerja/ belajar, tingkat pencahyaan yang diperlukan ialah sekitar 120-205 lux. nah pada kali ini saya akan mencoba mengukur intensitas pada ruangan dimana saya belajar. Percobaan Pertama Percobaan 2 Percobaan 3 dari ketiga percobaan tersebut nilau rata-rata lux adalah (14+17+16)/3 yaitu 15,67. hasil yang diperoleh sangat jauh berbeda dengan standar yang diharapkan. hasil yang diperoleh hanya ((120-15,67)/120)x 100% = 0,87% dari standar yang diharapkan
Manfaat Media dalam Pembelajaran
Manfaat Media dalam Pembelajaran Secara umum, manfaat media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara pembelajar dengan pebelajar sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Tetapi secara lebih khusus ada beberapa manfaat media yang lebih rinci. Kemp dan Dayton (1985) misalnya, mengidentifikasi beberapa manfaat media dalam pembelajaran, yaitu: 1. Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan Setiap pembelajar mungkin mempunyai penafsiran yang berbeda-beda terhadap suatu konsep materi pelajaran tertentu. Dengan bantuan media, penafsiran yang beragam tersebut dapat dihindari sehingga dapat disampaikan kepada pebelajar secara seragam. Setiap pebelajar yang melihat atau mendengar uraian suatu materi pelajaran melalui media yang sama, akan menerima informasi yang persis sama seperti yang diterima oleh pebelajar-pebelajar lain. Dengan demikian, media juga dapat...
Komentar
Posting Komentar